Peresmian Cikapundung Riversport

Walikota Bandung, Ridwan Kamil, meresmikan Air Mancur Bermusik Cikapundung Riverspot, Kamis (02/07/2015). Peresmian ini pun menjadi momen Pemkot Bandung untuk mengaktivasi Sungai Cikapundung sebagai ruang publik yang tak hanya berfungsi ekologi, tapi juga sosial, ekonomi, kreatif, dan inspiratif.

Menurut Emil, sapaan akrabnya, sebelum menjadi ruang publik, Cikapundung kerap menjadi lokasi rawan kejahatan. Ia menuturkan, lokasinya yang gelap, pesing, dan jarang didatangi orang di malam hari membuat para oknum kejahatan memanfaatkannya untuk melakukan hal negatif.

“Ada polisi yang curhat sama saya, katanya sekarang transaksi negatif di sini (Cikapundung) sudah mulai berkurang,” kata Emil. Itu berarti, lanjutnya, ruang negatif pun bisa menjadi positif jika didesain secara positif.

Emil menjelaskan, saat ini banyak warga Bandung yang memilih pergi ke Sungai Cikapundung untuk mengisi waktu luangnya. Sambil mendengarkan musik, ujarnya, warga Bandung bisa saling bercengkrama satu sama lain.

 “Baik anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia, boleh datang ke sini,” ungkapnya. Karena banyaknya aktivasi ruang publik di Bandung pula, Emil menyatakan Bandung dinobatkan sebagai happiest society di Indonesia.

Ruang publik Riverspot, Emil menerangkan, merupakan hadiah dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Untuk menunjang keindahan ruang publik ini melalui pembangunan air mancur bermusik, pemkot bekerjasama dengan lima perusahaan. Yaitu PT Bank Mandiri (Persero), PT PLN (Persero), PT Margahayu Raya, PT Panasia, dan PT Famatex.